Rano Karno Usulkan Petugas PPSU Bebas Ijazah untuk Daftar Kerja

Calon wakil gubernur DKI nomor urut 3, Rano Karno atau Bang Doel bertemu warga Cideng, Jakarta, Senin (30/9/2024)

JT – Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Rano Karno, menilai bahwa petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tidak perlu menyertakan ijazah saat mendaftar kerja.

Dia menyatakan bahwa pekerjaan sebagai PPSU, yang sering kali melibatkan tugas sederhana seperti menyapu jalan dan membersihkan got, tidak memerlukan persyaratan pendidikan formal.

Baca juga : Pemprov DKI Luncurkan Program Wolbachia untuk Atasi DBD di Jakarta Barat

"Enggak perlu deh ijazah. Yang namanya, maaf, PPSU cuma tukang sapu jalan, tukang bersihin got, ngapain pakai-pakai ijazah," kata Rano saat ditemui wartawan di Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin.

Rano menggarisbawahi pentingnya kemudahan bagi calon pelamar PPSU dengan mengurangi persyaratan yang rumit. Dia juga menyoroti peraturan yang mengharuskan petugas PPSU untuk melakukan perpanjangan kontrak setiap tahun.

"Kita dengar kriteria setiap tahun harus perpanjangan. Maka, apakah perlu setiap tahun? Enggak perlu setiap tahun," ujarnya.

Baca juga : Hujan Tidak Menghalangi Aksi Buruh di Patung Kuda: Tuntut Kenaikan Upah dan Cabut Omnibus Law

Dia berjanji akan memberikan kemudahan kepada calon pelamar PPSU, termasuk menghapus syarat penyertaan ijazah. Mantan Gubernur Banten itu percaya bahwa langkah ini dapat membantu menekan angka pengangguran di Jakarta.

"PPSU, dulu yang Ahok bikin kalau kerja kan harus ijazah SMA. PPSU enggak perlu pakai ijazah lah. Ini kan cuma kerja kasar yang enggak perlu keterampilan," tambahnya.