Wapres Filipina, Sara Duterte, Tegaskan Tak Akan Mundur Usai Pemakzulan

JT - Wakil Presiden Filipina Sara Duterte pada Jumat mengatakan bahwa dia tidak berencana mengundurkan diri meskipun dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Filipina.

Duterte mengatakan kepada wartawan bahwa dia masih membaca keluhan pemakzulan tersebut dan pengacaranya sedang mengkaji hal itu, harian Inquirer melaporkan.

Baca juga : Serangan Kelompok RSF di Sudan Selama Tiga Hari Tewaskan Lebih dari 200 Orang

"Kami belum sampai di tahap itu (mengundurkan diri), hal itu masih belum dipertimbangkan," ujar Duterte.

Putri mantan Presiden Rodrigo Duterte itu dimakzulkan setelah dua pertiga anggota parlemen Filipina menandatangani petisi pemecatannya atas tuduhan menyalahgunakan anggaran ketika memimpin Kementerian Pendidikan.

Setelah ditandatangani, petisi kemudian diajukan ke Senat untuk sidang yang kemungkinan memutuskan untuk Duterte tidak boleh lagi memegang jabatan publik.

Baca juga : Terpilih Sebagai Paus ke-267 untuk Gereja Katolik, Paus Leo XIV Menjadi Paus Pertama Asal Amerika Serikat

Petisi tersebut muncul di tengah perseteruan antara Wapres Sara Duterte dan Presiden Ferdinand Marcos Junior, dimana Duterte menuduh Marcos menginginkan kematiannya.

Menurut Duterte, Marcos melihatnya sebagai "ancaman terbesar" untuk dapat terpilih kembali sebagai presiden pada 2028.